Manfaat Madu dan sarang madu murni Bagi Penderita Kanker


sarangmadumurni_42314285_591082531304626_1221049774094679291_n

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

gambar: instagram @sarangmadumurni

 

Kanker memerlukan pengobatan dengan berbagai tahapan.

Penderita Kanker kadang mengalami efek ketika melalui tahapan –tahapan tersebut, termasuk kemoterapi.

Nah, ternyata Madu terbukti sangat membantu penderita kanker dalam pengobatannya lho! Kok bisa? Yuk disimak ^^

 

Meningkatnya jumlah konsumen terhadap kebutuhan obat-obatan herbal menarik perhatian para pelaku di bidang medis untuk dikembangkan sebagai pengobatan tradisional maupun modern. Di antaranya adalah madu, sebab memiliki kegunaan sebagai obat terapeutik dan pangan fungsional  (Lusby et al. 2005) [1]

Para ilmuwan telah melaporkan bahwa madu mengandung beberapa bahan kimia yang memiliki fungsi antibakteri, anti-inflamasi, analgesik, penyembuhan luka, antikanker, antioksidan, dan aktivitas radikal bebas scavenging.

Potensi madu sebagai antikanker juga telah banyak menjadi perhatian karena beberapa senyawa mendukung untuk fungsi tersebut. Abubakar et al. (2012 ) [1] telah melaporkan bahwa kandungan fenolik madu memiliki kemampuan melawan beberapa tipe sel-sel leukemia. Aktivitas antikanker juga telah dibuktikan pada berbagai variasi jaringan dan sel kanker seperti payudara (Gribel & Pashinski 1990; Tsiapara et al. 2009). [1]    

Hasil analisis penelitian La Ode Sumarlin, et al, (2014) [1] menunjukkan bahwa sampel madu local Indonesia dari berbagai wilayah memiliki potensi sebagai antikanker dan antioksidan. Selain itu, hasil analisis dengan FTIR menunjukkan dugaan bahwa semua sampel madu memiliki kesamaan gugus fungsi utama. Hasil ini menunjukkan pula bahwa madu yang berada di pasaran lokal (Indonesia) sangat potensial untuk dikonsumsi untuk berbagai keperluan, terutama untuk meningkatkan kesehatan.

 

Hasil penelitian – penelitian tersebut sejalan dengan pernyataan Kepala Jaringan Medis High Desert Indonesia (HDI), dr Ivan Hoesada. Beliau menyatakan madu memiliki tiga fungsi yang bermanfaat bagi penderita kanker, yaitu :

  1. Meminimalisasi efek samping kemoterapi dan radioterapi. Ini dikarenakan madu dapat meningkatkan antibodi dan pertahanan tubuh.
  2. Menghambat pertumbuhan atau multiplikasi sel kanker.
  3. Meningkatkan sistem imunitas dan metabolisme tubuh sehingga menghambat metastase (penyebaran sel kanker).

Agar madu berfungsi dengan baik terhadap penderita kanker, Ivan menyarankan, sebaiknya madu dikonsumsi sebanyak tiga sampai empat kali sehari. Namun, lanjut dia, sebelum dikonsumsi, madu harus dicairkan terlebih dahulu dengan segelas air putih. “Sedangkan madunya cukup satu sendok makan,” imbuhnya.

Cara tersebut sudah sudah dibuktikan oleh salah satu pasien Ivan. Setelah divonis kanker paru, si pasien, kata dia, mulai mengonsumsi madu sesuai anjurannya. Empat bulan berselang, lanjut Ivan, penderita kanker tersebut mengaku tidak mengalami efek negatif dari kemoterapi dan radiologi. Meskipun demikian, Ivan menegaskan, madu bukanlah obat bagi penderita kanker. Melainkan hanya sebagai suplemen dan terapi. (beritasatu,2013) [2]

 

Ternyata tidak hanya madu, sarang madu pun bermanfaat untuk penderita tumor dan kanker lho..!

Para ilmuwan dari Unversity of Chicago Medical Center telah menemukan bahwa terdapat senyawa berkhasiat pada sarang lebah madu yang efektif mengatasi kanker prostat pada tikus. Lebah madu menggunakan propolis untuk menambal lubang dalam sarangnya. Propolis merupakan campuran resin yang diperoleh lebah dari pohon dan tanaman.

Propolis telah digunakan selama berabad-abad sebagai obat alami untuk berbagai macam penyakit, mulai dari sakit tenggorokan sampai alergi dan luka bakar. Dimana ilmuwan baru-baru ini juga menunjukkan propolis juga efektif terhadap aktivitas anti-kanker.

Para peneliti kemudian melakukan penelitian terhadap senyawa tunggal dari propolis yang disebut caffeic acid phenethyl ester (CAPE). Peneliti menemukan bahwa hanya sejumlah kecil dari CAPE saja mampu memperlambat pertumbuhan sel tumor.

Kemudian peneliti menguji dosis rendah CAPE yang diberikan secara oral pada tikus yang memiliki cangkok tumor prostat manusia. Hasilnya pertumbuhan tumor tersebut melambat hingga sekitar 50 persen, seperti dilansir theatlantic, Selasa (10/7/2012). Ketika tikus tersebut diberi asupan CAPE setiap hari, tumor berhenti tumbuh. Sebaliknya ketika tikus tidak lagi diberikan asupan CAPE, tumor mulai tumbuh lagi. Hal ini menunjukkan bahwa CAPE bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan sel tumor, bukan dengan membunuh tumor.

 

Para peneliti juga menemukan bahwa CAPE dipengaruhi nutrisi tertentu yang juga berpengaruh terhadap aktivitas dari protein. Ketika asupan nutrisi rendah, sel-sel berhenti membelah. Keberadaan CAPE dapat membatasi produksi protein yang memberitahu sel dengan nutrisi yang cukup untuk mulai membelah. Hal ini menunjukkan bahwa CAPE mungkin berguna sebagai tambahan pengobatan bersama kemoterapi untuk membunuh sel tumor. (health detik,2012) [3]

 

Kesimpulannya, ternyata dari berbagai jurnal hasil penelitian, Madu terbukti berguna sebagai suplemen untuk penderita kanker dan tambahan pengobatan (terapi) bersama kemoterapi untuk membunuh sel tumor dan sel kanker, juga mengurangi efek samping dari kemoterapi.

 

Nah dear, ternyata banyak ya manfaat dari Madu dan sarang Madu bagi kesehatan. Yuk rutin konsumsi  madu untuk diri dan keluarga.

Oh iya sebagai bentuk sayang dan support, kamu juga bisa lho menghadiahkan madu Murni dan sarangmadumurni untuk keluarga , kerabat atau sahabatmu yang sedang diberi ujian sakit Kanker.

Doa dan support darimu berarti untuk mereka agar terus semangat J

(riz/)

Salam cinta dari sarangmadumurni.com

 

#sarangmadumurni

#madumurni

#kanker

 

Referensi:

[1] La Ode Sumarlin , Anna Muawanah, Prita Wardhani, Masitoh. 2014. Anticancer and Antioxidant Activity of Honey in the Market Local Indonesia. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI), Vol. 19 (3): 136 144 ISSN 0853 – 4217

[2] Indah Handayani. 2013. Madu Bisa Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker. beritasatu.com.  30 Agustus 2013. Diakses tanggal 25 november 2018.

[3] detikhealth. 2012. Sarang Lebah Madu dapat Atasi Kanker. health.detik.com.  10 Juli 2012. Diakses tanggal 25 november 2018.

 

 

 

 

Bermanfaat? Share kebaikan yuk..

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS