Blog

  • Manfaat Madu dan sarang madu murni Bagi Penderita Kanker

    March 18, 2020
    /
    ARTIKEL sarangmadumurni

    Kanker memerlukan pengobatan dengan berbagai tahapan.

    Penderita Kanker kadang mengalami efek ketika melalui tahapan –tahapan tersebut, termasuk kemoterapi.

    Nah, ternyata Madu terbukti sangat membantu penderita kanker dalam pengobatannya lho! Kok bisa? Yuk disimak ^^

     

    Meningkatnya jumlah konsumen terhadap kebutuhan obat-obatan herbal menarik perhatian para pelaku di bidang medis untuk dikembangkan sebagai pengobatan tradisional maupun modern. Di antaranya adalah madu, sebab memiliki kegunaan sebagai obat terapeutik dan pangan fungsional  (Lusby et al. 2005) [1]

    Para ilmuwan telah melaporkan bahwa madu mengandung beberapa bahan kimia yang memiliki fungsi antibakteri, anti-inflamasi, analgesik, penyembuhan luka, antikanker, antioksidan, dan aktivitas radikal bebas scavenging.

    Potensi madu sebagai antikanker juga telah banyak menjadi perhatian karena beberapa senyawa mendukung untuk fungsi tersebut. Abubakar et al. (2012 ) [1] telah melaporkan bahwa kandungan fenolik madu memiliki kemampuan melawan beberapa tipe sel-sel leukemia. Aktivitas antikanker juga telah dibuktikan pada berbagai variasi jaringan dan sel kanker seperti payudara (Gribel & Pashinski 1990; Tsiapara et al. 2009). [1]    

    Hasil analisis penelitian La Ode Sumarlin, et al, (2014) [1] menunjukkan bahwa sampel madu local Indonesia dari berbagai wilayah memiliki potensi sebagai antikanker dan antioksidan. Selain itu, hasil analisis dengan FTIR menunjukkan dugaan bahwa semua sampel madu memiliki kesamaan gugus fungsi utama. Hasil ini menunjukkan pula bahwa madu yang berada di pasaran lokal (Indonesia) sangat potensial untuk dikonsumsi untuk berbagai keperluan, terutama untuk meningkatkan kesehatan.

     

    Hasil penelitian – penelitian tersebut sejalan dengan pernyataan Kepala Jaringan Medis High Desert Indonesia (HDI), dr Ivan Hoesada. Beliau menyatakan madu memiliki tiga fungsi yang bermanfaat bagi penderita kanker, yaitu :

    1. Meminimalisasi efek samping kemoterapi dan radioterapi. Ini dikarenakan madu dapat meningkatkan antibodi dan pertahanan tubuh.
    2. Menghambat pertumbuhan atau multiplikasi sel kanker.
    3. Meningkatkan sistem imunitas dan metabolisme tubuh sehingga menghambat metastase (penyebaran sel kanker).

    Agar madu berfungsi dengan baik terhadap penderita kanker, Ivan menyarankan, sebaiknya madu dikonsumsi sebanyak tiga sampai empat kali sehari. Namun, lanjut dia, sebelum dikonsumsi, madu harus dicairkan terlebih dahulu dengan segelas air putih. “Sedangkan madunya cukup satu sendok makan,” imbuhnya.

    Cara tersebut sudah sudah dibuktikan oleh salah satu pasien Ivan. Setelah divonis kanker paru, si pasien, kata dia, mulai mengonsumsi madu sesuai anjurannya. Empat bulan berselang, lanjut Ivan, penderita kanker tersebut mengaku tidak mengalami efek negatif dari kemoterapi dan radiologi. Meskipun demikian, Ivan menegaskan, madu bukanlah obat bagi penderita kanker. Melainkan hanya sebagai suplemen dan terapi. (beritasatu,2013) [2]

     

    Ternyata tidak hanya madu, sarang madu pun bermanfaat untuk penderita tumor dan kanker lho..!

    Para ilmuwan dari Unversity of Chicago Medical Center telah menemukan bahwa terdapat senyawa berkhasiat pada sarang lebah madu yang efektif mengatasi kanker prostat pada tikus. Lebah madu menggunakan propolis untuk menambal lubang dalam sarangnya. Propolis merupakan campuran resin yang diperoleh lebah dari pohon dan tanaman.

    Propolis telah digunakan selama berabad-abad sebagai obat alami untuk berbagai macam penyakit, mulai dari sakit tenggorokan sampai alergi dan luka bakar. Dimana ilmuwan baru-baru ini juga menunjukkan propolis juga efektif terhadap aktivitas anti-kanker.

    Para peneliti kemudian melakukan penelitian terhadap senyawa tunggal dari propolis yang disebut caffeic acid phenethyl ester (CAPE). Peneliti menemukan bahwa hanya sejumlah kecil dari CAPE saja mampu memperlambat pertumbuhan sel tumor.

    Kemudian peneliti menguji dosis rendah CAPE yang diberikan secara oral pada tikus yang memiliki cangkok tumor prostat manusia. Hasilnya pertumbuhan tumor tersebut melambat hingga sekitar 50 persen, seperti dilansir theatlantic, Selasa (10/7/2012). Ketika tikus tersebut diberi asupan CAPE setiap hari, tumor berhenti tumbuh. Sebaliknya ketika tikus tidak lagi diberikan asupan CAPE, tumor mulai tumbuh lagi. Hal ini menunjukkan bahwa CAPE bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan sel tumor, bukan dengan membunuh tumor.

     

    Para peneliti juga menemukan bahwa CAPE dipengaruhi nutrisi tertentu yang juga berpengaruh terhadap aktivitas dari protein. Ketika asupan nutrisi rendah, sel-sel berhenti membelah. Keberadaan CAPE dapat membatasi produksi protein yang memberitahu sel dengan nutrisi yang cukup untuk mulai membelah. Hal ini menunjukkan bahwa CAPE mungkin berguna sebagai tambahan pengobatan bersama kemoterapi untuk membunuh sel tumor. (health detik,2012) [3]

     

    Kesimpulannya, ternyata dari berbagai jurnal hasil penelitian, Madu terbukti berguna sebagai suplemen untuk penderita kanker dan tambahan pengobatan (terapi) bersama kemoterapi untuk membunuh sel tumor dan sel kanker, juga mengurangi efek samping dari kemoterapi.

     

    Nah dear, ternyata banyak ya manfaat dari Madu dan sarang Madu bagi kesehatan. Yuk rutin konsumsi  madu untuk diri dan keluarga.

    Oh iya sebagai bentuk sayang dan support, kamu juga bisa lho menghadiahkan madu Murni dan sarangmadumurni untuk keluarga , kerabat atau sahabatmu yang sedang diberi ujian sakit Kanker.

    Doa dan support darimu berarti untuk mereka agar terus semangat J

    (riz/)

    Salam cinta dari sarangmadumurni.info

     

    #sarangmadumurni

    #madumurni

    #kanker

     

    Referensi:

    [1] La Ode Sumarlin , Anna Muawanah, Prita Wardhani, Masitoh. 2014. Anticancer and Antioxidant Activity of Honey in the Market Local Indonesia. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI), Vol. 19 (3): 136 144 ISSN 0853 – 4217

    [2] Indah Handayani. 2013. Madu Bisa Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker. beritasatu.com.  30 Agustus 2013. Diakses tanggal 25 november 2018.

    [3] detikhealth. 2012. Sarang Lebah Madu dapat Atasi Kanker. health.detik.com.  10 Juli 2012. Diakses tanggal 25 november 2018.


  • Efek Madu disimpan di kulkas

    March 18, 2020
    /
    ARTIKEL sarangmadumurni

    Madu sebaiknya disimpan pada suhu ruang bukan di dalam kulkas. Apabila madu berada di suhu rendah dalam waktu lama, maka akan terjadi granulasi, sehingga sulit dalam hal cara mengkonsumsinya. Madu yang sudah tergranulasi  tetap dapat dikonsumsi dengan cara dicairkan terlebih dahulu. Cara mencairkan madu yang tergranulasi sama seperti mencairkan coklat, yakni:

    -taruh panci berisi air di atas kompor,

    -taruh wadah stainless/ panci kecil didalam panci yg sudah berisi air tadi

    -taruh toples kaca yg didalmnya berisi madu tergranulasi kedalam panci

    -nyalakan api kompor diatur sedang

    -jika madu sudah ke bentuk cair, maka matikan kompor. Angkat segera.

    -siap dikonsumsi kembali

    Khasiat madu in sya Allah tetap ada .

     

    Itu tips dari sarangmadumurni


  • Madu termahal di dunia!

    March 18, 2020
    /
    ARTIKEL sarangmadumurni

    Madu termahal di dunia dijual berapa?

    Dilansir dari Merdeka.com – madu Elvish adalah sejenis madu dari Turki yang dijual dengan harga selangit. Madu ini dipasarkan dengan harga 5.000 euro (atau Rp 82 juta) per kilogram. Apa yang membuat harga madu ini jadi begitu mahal?
    Madu ini diekstrak dari kedalaman 1.800 meter di sebuah gua yang terletak di lembah Saricayir, Artvin, timur laut Turki. Menurut Gunay Gunduz, peternak lebah lokal, madu elvish menjadi begitu mahal karena diproduksi secara alami.

    “Gua itu kaya akan mineral, yang dapat meningkatkan kualitas madu. Itu menambah nilainya,” tambah Gunay, seperti dilansir Milliyet.

    Gunay dan keluarganya telah menjadi peternak lebah selama tiga generasi. Semua bermula ketika dia pertama kali melihat beberapa lebah memasuki gua pada tahun 2009. Saat itulah dia menyadari bahwa mungkin di gua itu terdapat madu.

    Dengan bantuan pendaki profesional, Gunay berhasil memasuki perut gua dan menemukan 18 kilogram madu tergantung di dinding gua – berbentuk bola. Dia kemudian menganalisis madu itu di laboratorium Prancis, dan menemukan bahwa itu berkualitas tinggi dan kaya mineral.

    Madu elvish dijual pertama kali dengan harga 45.000 euro (Rp 740 juta) di bursa Prancis bursa pada tahun 2009. Setahun kemudian, seorang apoteker dari China membeli madu itu seharga 28.000 euro (Rp 460 juta).

    Saat ini, harga madu elvish berkisar 5.000 euro (Rp 82 juta) per kilogram. Ini dijual dalam botol ukuran 170 gram dan 250 gram. Tertarik untuk membelinya?

    Beli di sarangmadumurni aja ya bisa dapet banyakkkk banget untuk stok bertahun- tahun hehe


  • Madu bertahan ribuan tahun!

    March 18, 2020
    /
    ARTIKEL sarangmadumurni

    Madu bertahan ribuan tahun lho
    Pada zaman kuno, madu telah disebutkan dalam tulisan-tulisan Sumeria, Babilonia, India dan Mesir. Orang Mesir dan Yunani Kuno menggunakan madu sebagai pemanis dan juga digunakan dalam upacara keagamaan mereka.

     

    Selama ribuan tahun, madu telah menemani semua budaya dan telah dikaitkan dengan kekayaan, kecantikan, kebahagiaan, dan umur panjang. Sifat terapetiknya telah tersohor untuk memperkuat, memelihara dan merawat tubuh.

    Dalam Gua Aranha dekat Valencia, Spanyol, lukisan mural tua yang berusia 9.000 tahun menggambarkan pria yang sedangmengumpulkan madu dari tebing sementara diserang oleh lebah. Mural serupa juga ditemukan di Afrika Selatan dan India.

    Saat penggalian pyramid yang telah berumur lebih dari 3.000 tahun, ditemukan madu di samping mummi. Kondisi madu tersebut masih baik dan tidak rusak. Hal ini menunjukkan bahwa madu tidak pernah basi dan bisa disimpan sampai beribu-ribu tahun. Hal ini karena kandungan air dalam madu sangatlah rendah sehingga bakteri pembusuk tidak sempat hidup di dalamnya. Di samping itu, keasaman (pH) madu berkisar antara 3,2-4,5. Tingkat keasaman ini dapat mencegah tumbuhnya bakteri.
    Ilmuwan di Inggris Raya menemukan sisa madu lebah di tembikar yang berasal dari masa bercocok tanam awal di Zaman Batu di Eropa, Timur Tengah, dan Afrika Utara, termasuk di alat masak dari Turki yang berasal dari 8.500 tahun yang lalu.

    “Jejak madu lebah terdeteksi di beberapa situs Neolitikum di Eropa, menunjukkan luasnya asosiasi antara manusia dan madu di zaman prasejarah,” kata ahli geokimia organik University of Bristol Melanie Roffet-Salque, dikutip dari Reuters, Kamis, 12 November 2015.

    Sebelum temuan yang dipublikasikan di jurnal Nature tersebut, bukti awal manusia telah menggunakan madu ada pada mural Mesir Kuno yang berasal dari masa Kerajaan Baru dan menggambarkan lebah dan madu diantara adegan sehari-hari pada 4.400 tahun yang lalu.

    Roffet-Salque memperkirakan madu ditemukan pada tembikar karena orang pada masa itu sudah menggunakannya untuk melapisi tembikar agar kedap air dengan lilin lebah. “Jelas manusia Zaman Batu mengenal lingkungan mereka dengan sangat baik dan mengeksploitasi berbagai sumber natural seperti lilin lebah, getah pohon, dan tar,” kata dia.
    Salah satu kegunaan madu yang paling mungkin untuk saat itu adalah sebagai pemanis, dia menambahkan.

    Madu tidak dapat dideteksi secara langsung karena komposisi utamanya, gula, tidak dapat bertahan hingga ribuan tahun di situs arkeologi.

    Sementara itu, lilin lebah digunakan untuk berbagai teknologi, ritual, kosmetik dan keperluan pengobatan.

    “Misalnya melapisi bejana keramik atau melembutkan getah pohon birch untuk membuat lem.” Bukti lilin lebah di tembikar menunjukan manusia sudah lama mengeksploitasi hasil lebah: madu dan lilin.

    Para peneliti memeriksa padatan yang tertinggal di lebih dari 6.600 tembikar dari 150 situs tua.

    Mereka tidak menemukan jejak produk lebah pada tembikar yang berasal dari situs di utara, misalnya Skotlandia dan Skandinavia.

    Menurut ahli biogeokimia Univeristy of Bristol Richards Evershed, saat itu lebah madu tidak hidup di daerah tersebut diperkirakan karena kondisi alam yang lebih keras dan tinggi.
    Pada masa sekarang, madu diproduksi dan dikonsumsi lebih banyak lagi dibandingkan sebelumnya dan penelitian terhadap sifat manfaatnya sedang dilakukan di seluruh dunia. Islam telah menempatkan madu di tempat khusus dan mendorong penggunaannya untuk gaya hidup sehat.

    Sumber:
    Tempo
    Brilio
    Geographic channel


  • Sulit BAB? Minum madu yuk

    March 18, 2020
    /
    ARTIKEL sarangmadumurni

    SEJAK dulu, madu telah dikenal sebagai bahan alami yang kaya manfaat. Baik untuk kesehatan tubuh ataupun kecantikan kulit, bahkan melancarkan buang air besar (BAB).

    Maka tak heran, bila semakin banyak kalangan yang jatuh cinta dengan cairan berwarna kuning keemasan ini. Madu adalah cairan kental berupa sirup yang berasal dari lebah.

    Madu dapat dikonsumsi secara langsung atau dicampur dengan bahan makanan lain. Dibalik rasanya yang manis dan enak, madu terbukti memiliki beragam kandungan yang berkhasiat

    Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang dr. Anton Suwindro mengatakan, madu memiliki kandungan antiseptik yang bisa mengurangi kadar keasaman dalam perut sekaligus meningkatkan produksi lendir dalam usus.

    Maka, madu dapat menjadi solusi bagi Anda yang sedang mengalami masalah dan kesulitan dalam membuang air besar. Hal ini, juga berkaitan dengan khasiat madu yang dapat membantu membuang racun dari dalam tubuh. Mengingat, madu memiliki enzim yang dapat membantu pergerakan usus secara teratur. Saat pergerakan usus sangat halus, maka secara tidak langsung zat tersebut akan bekerja membersihkan usus besar dari toksin.

    “Saat Anda sudah bisa buang air besar secara teratur, racun-racun dari dalam tubuh bisa dikeluarkan,” ujar Anton di Palembang, kemarin. Anton mengungkapkan, madu juga dikenal akan kandungannya membunuh bakteri dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga bisa mengurangi terjadinya batuk, sakit tenggorokan,dan sejumlah penyakit lainnya. Tak hanya itu, madu juga mengandung vitamin B, asam amino, enzim, dan mineral seperti kalsium, magnesium, bioflavonoid, dan antioksidan yang bisa menangkal radikal bebas berbahaya.

    Semua kandungan ini, juga berfungsi untuk mengatasi masalah alergi. “Untuk mencegah alergi, Anda bisa mengonsumsi satu sendok makan madu setiap harinya. Caranya, dengan menambahkan madu ke dalam teh ataupun minuman lainnya,” ungkap Anton. Anton melanjutkan, madu juga dapat memberi Anda energi tanpa harus membuat Anda gemuk. Untuk itu, akan lebih baik bila Anda mengganti kopi dengan segelas air hangat yang dicampur madu setiap pagi. Sebab, madu dan air hangat merupakan penguat untuk sistem metabolisme Anda.

    Makanan Anda akan dicerna dan diserap dengan cepat jika Anda mengonsumsi minuman sehat ini. “Gula dalam madu adalah gula alami merupakan sumber kalori yang menyehatkan. Sementara, kombinasi madu dan air hangat bis amembantu membakar lemak,” jelasdia. Anton melanjutkan, untuk kesehatan kulit, madu merupakan humectants.

    Yakni, bahan yang menyerap air dari udara dan mempertahankannya di lapisan kulit. Maka, bisa menarik air ke kulit untuk melembabkan dan menghindarkan kulit dari iritasi. Selain itu, sifat antibakteri pada madu juga bisa membantu mengatasi kulit sensitif. Selain menghidrasi kulit, madu juga berguna untuk mengatasi masalah jerawat. Manfaat lain, kata dia, adalah melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet.

    Begitupula dengan kandungan antioksidan pada madu yang dapat mencegah terjadinya tanda-tanda penuaan dini. “Kandungan antiseptik alami di dalam madu dapat membunuh bakteri jahat penyebab jerawat. Noda hitam bekas jerawat yang mengganggu juga dapat hilang dengan menggunakan madu,” terang dia.

    Untuk mendapatkan manfaat madu yang paling maksimal, jelas Anton, maka yang paling baik adalah menggunakan madu mentah atau yang belum diolah. Sebab, madu mentah masih memiliki enzim aktif yang berguna untuk kecantikan. “Proses pemanasan saat pembuatan madu konsumsi akan menghancurkan enzim ini,” ucap dia.

    Sumber:
    Sindonews – jurnalis Febria Astuti


  • Kreasikan Jar bekasmu !

    March 18, 2020
    /
    ARTIKEL sarangmadumurni

    Langganan sarang madu murni pastinya punya jar bekas wadah madu murni lebih dari satu ya..

    Dibuang? Sayang lho.. Ternyata bisa bermanfaat ^^ .. Jar bekas madu bisa digunakan untuk bermacam2..

    Misal seperti di pict, jar bekas bisa dijadikan jar untuk cake lhoo.. Tinggal dikasih pita, maka cake mu tampil lebih cantik dan bisa dijadikan oleh oleh istimewa utk kerabat.

     

    Atau bisa utk tempat aksesoris, ataupun tempat bumbu. Jar bekaa jadi lebih cantik bila dihias dengan pita ataupun dicat akrilik..

    Yuk kreasikan jar bekas mu ^^


  • Madu untuk Saluran pernafasan

    March 18, 2020
    /
    ARTIKEL sarangmadumurni

    Manfaat Madu untuk Penderita Saluran Pernafasan

    Hasil penelitian di Bulgaria mengenai efek terapi dari manfaat madu terhadap penderita saluran pernafasan seperti bronchitis, asma dan sinusitis menunjukan hasil yang memuaskan. Penelitian ini dilakukan oleh S.Mladenov dengan makalahnya berjudul “Disease of the Air Passages Treated With Honey” . Penelitian ini melibatkan 17.862 penderita saluran pernafasan terdiri dari 8.836 pria dan 9,026 wanita dengan rentang usia 21-60 tahun.

    Telah kita ketahui bahwa lebah madu menghasilkan madu, bee pollen, propolisdan royal jelly yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia. Madu murni atau madu mentah yang dikemas tanpa proses pemanasan sangat baik untuk penyembuhan saluran pernafasan karena didalamnya masih terkandung propolis dan bee pollen yang masih segar.

    Dari hasil penelitian ini menemukan  manfaat madu yang mempunyai sifat bakterisid, anti-alergi, anti-radang dan pengencer dahak (sebagai obat batuk) yang kesemuanya memperbaiki ketahanan tubuh dan memperbaiki sel-sel rusak yangdiserang penyakit.

    Hasil penelitian sebagai berikut:

    Madu untuk pernafasan

     Sumber: Peranan perlebahan untuk kesehatan oleh dr.Zen Djaja

    Sesuai hasil laporan pengobatan di atas, maka manfaat madu:“ Pengobatan terhadap penyakit saluran pernafasan non-spesifik dengan madu sangat efisien dan tepat.”
    Sumber: binaapiari