Blog

Mengatasi Radang Tenggorokan, Pilih Madu Alami (Murni) atau Madu Kemasan?

January 22, 2020
/
ARTIKEL sarangmadumurni

Faringitis atau yang biasa disebut radang tenggorokan oleh kita, mungkin adalah penyakit yang tidak terlalu berbahaya tapi efeknya sangat mengganggu dan membuat tidak nyaman bagi yang sedang mengalaminya. Biasanya bila sedang mengalami radang tenggorokan, menjadi tidak nafsu makan, jangankan untuk menelan makanan dan minuman, berbicara saja sakit kan?
Tentu hal ini sangat mengganggu, apalagi bila aktifitas kita menuntut untuk banyak mengeluarkan suara, bisa dibayangkan perih nya.

Nah, Madu merupakan substansi alam yang dihasilkan oleh lebah yang diketahui memiliki manfaat, salah satunya untuk mengobati faringitis yang disebabkan Streptococcus beta hemoliticus Group A. Bakteri yang menjadi salah satu penyebab tersering dari faringitis. Streptococcus beta hemoliticus Group A menginfeksi 5-15% pasien dewasa dan 20-30% pasien anak.

Berdasarkan asal pembuatan, madu terbagi atas madu alami (murni) dan madu kemasan. Secara fisik madu kemasan memiliki kemiripan dengan madu alami tetapi terdapat perbedaan pada kandungan nutrisi. Madu alami memiliki kandungan gula yang tinggi berupa fruktosa 38,19%, glukosa 31%, dan sukrosa 1,31%. Kandungan gula yang terdapat pada madu alami mengakibatkan viskositas madu alami menjadi kental dibandingkan madu kemasan, hal ini disebabkan madu kemasan tidak mengandung enzim, vitamin dan mineral sebanyak seperti yang terdapat pada madu alami (murni), karena madu kemasan umumnya sudah melewati proses pasteurisasi, untuk keperluan distribusi di supermarket.
Nah, kalau lagi sakit radang tenggorokan, pilih mana ya.. madu murni atau madu kemasan?

Ternyata berdasar penelitian eksperimental yang dilakukan oleh Wineri, dkk (2013) di laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, menunjukan madu alami (murni) dan madu kemasan dapat menghambat pertumbuhan Streptococcus beta hemoliticus Group A dengan diameter daya hambat terbesar pada madu alami adalah 14 mm dan madu kemasan 11 mm. Kesimpulan hasil penelitian tersebut Madu alami (murni) memiliki daya hambat bakteri penyebab faringitis yang lebih kuat dibandingkan madu kemasan.

So, Madu manapun dapat membantu menyembuhkan radang tenggorokan, hanya saja madu alami (murni) lebih cepat membantu penyembuhan dibanding madu kemasan, karena daya hambat madu murni terhadap bakteri lebih kuat dibanding madu kemasan. Dear, sebaiknya sedia madu murni di rumah ya, agar jika tetiba ada salah satu anggota keluarga yang terkena radang tenggorokan, bisa langsung cusss minum madu murni.

Radang Tenggorokan dapat reda dengan sering minum air hangat, juga dapat dibantu madu untuk penyembuhannya. Madu dapat diminum langsung, atau juga dapat dicampur dengan bahan lain. Berikut resep untuk radang tenggorokan, in sya Allah radang mereda.