Blog

Keunikan Madu

March 18, 2020
/
ARTIKEL sarangmadumurni

1. Memiliki rasa, warna dan aroma yg berbeda-beda
TEMPO, Jakarta – Peneliti lebah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Sih Kahono, mengatakan keunikan madu adalah memiliki rasa, aroma, dan warna yang berbeda. Alasannya, setiap madu yang dihasilkan lebah bergantung pada jenis nektar bunga yang dihinggapinya. “Meski lebahnya sama, kalau nektar bunganya berbeda, akan berbeda aroma, rasa, dan warna madunya,” katanya kepada Tempo, Selasa, 10 Maret 2015. Peneliti yang menekuni habitat lebah lebih dari 29 tahun itu menggambarkan keunikan madu seperti kopi. “Rasa kopi tidak seragam.”

Karena keberagaman ini, sulit mengidentifikasi keaslian madu. Menurut Kahono, mitos-mitos untuk menguji keaslian madu kerap salah kaprah. Misalnya, madu asli tidak dihinggapi semut. Menurut Kahono, mitos ini salah karena madu ada yang disukai semut. “Tergantung kadar gulanya,” ucapnya.

Mitos lain, madu asli akan membuat bunyi letupan saat tutup botol kemasan dibuka. Kahono menilai mitos ini juga salah. Alasannya, letupan dihasilkan oleh udara hasil fermentasi. “Madu asli ada yang kental, tidak akan membuat letupan,” katanya.

Kahono juga menilai mitos menguji madu asli dengan korek api sebagai mitos aneh. Mitos itu mengajarkan, untuk menguji kemurnian madu, korek api dicelupkan ke madu lalu digesekkan. Jika tetap menyala, berarti madu itu asli. Menurut Kahono, pengujian korek api menggambarkan kandungan air. Madu yang tidak membuat korek api terbakar menggambarkan kadar air rendah. Sedangkan madu yang membuat korek api padam berarti kadar airnya tinggi. “Bukan menguji asli atau tidaknya.”

Kuntadi, peneliti lebah dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Konservasi dan Rehabilitasi Kementerian Kehutanan, mengatakan sulit menguji dengan cepat kemurnian madu. Dalam Standar Nasional Indonesia (SNI), parameter yang mudah diuji adalah kadar air. Kadar air madu asli dibatasi maksimal 22 persen. Cara lain untuk menguji kemurnian madu adalah mengecek di bawah mikroskop apakah dalam cairan madu itu ada benang sari atau tidak. “Madu asli harus ada benang sarinya,” katanya.

Kahono mengatakan karakter madu asli yang berbeda aroma, rasa, dan warnanya ini belum banyak diketahui konsumen. Akibatnya, banyak beredar madu yang diduga tidak murni. Mudah ditemukan produk madu yang diklaim sebagai madu murni tapi memiliki rasa, warna, dan aroma seragam. Hal yang hampir mustahil karena tak ada jaminan koloni lebah hanya hinggap di bunga yang homogen. “Ini harus diwaspadai.”

2. Keunikan Lebah Madu Menurut Alquran & Sains

Dilansir dalri okezone, Lebah merupakan serangga yang memiliki keunikan. Aktivitas lebah ini bahkan dijelaskan dalam Alquran.

Dalam ‘Alquran vs Sains Modern menurut Dr. Zakir Naik’ karya Ramadhani dkk, madu dikatakan menunjukkan keagungan melalui keajaiban ilmiah yang dijelaskan dalam Alquran.

“Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah, ‘Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia,’ kemudian makanlah dari tiap-tiap(macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan,” Surah An-Nahl ayat 68-69.
Penamaan An-Nahl (lebah) menunjukkan keistimewaan lebah bagi orang yang memahaminya. Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa struktur sosial lebah memiliki kelompok dalam kerajaannya.

Lebah bisa beradaptasi dengan lingkungannya dan mampu menentukan tempat yang akan dijadikan sebagai sarang. Berdasarkan penelitian para ilmuwan, lebah menyukai tempat yang tenang untuk digunakan sebagai sarang.

Tempat tersebut yang tidak dihuni oleh binatang lain, misalnya puncak gunung, lubang, atau rongga yang terdapat di pepohonan atau gubuk yang ditinggalkan manusia.

Ilmuwan Karl Von Frisch menerima hadiah nobel pada 1973 karena penelitian yang dilakukannya mengenai perilaku dan cara berkomunikasi lebah. Dalam temuannya, ketika seekor lebah berhasil menemukan bunga baru atau sumber makanan, ia akan memberi tahu lebah-lebah lainnya.

Perilaku lebah ini disebut dengan tarian lebah. Gerakan lebah tersebut sebagai bentuk pertukaran informasi antara lebah-lebah pekerja. Fenomena tarian lebah ini telah ditemukan secara ilmiah serta diteliti menggunakan beberapa metode penelitian dan fotografi.

Dalam buku karya William Shakespeare berjudul ‘Henry the Fourth’ yang ditulis pada 1957, lebah prajurit dikatakan memiliki raja dan jenis lebah pekerja ini adalah jantan.

Lebah jantan keluar dari sarang untuk mencari sumber makanan dan dipertanggungjawabkan kepada raja. Akan tetapi, hal ini merupakan sebuah kesalahan, sebab lebah pekerja adalah jenis lebah betina dan mereka bekerja untuk sang ratu lebah.
3. Madu dapat tidak basi hingga ribuan tahun

 

Itulah beberapa keunikan madu yang dikumpulkann sarangmadumurni.info dari berbagai sumber

 

Madu memang unik dan sayang banget kalau tidk rutin konsumsi madu ^^

Yuk sehat dengan madu